Ulasan Novel Second Sister Karya Chan Ho-Kei: Thriller Misteri di Balik Drakor Unfriend

Judul Asli : Second Sister

Judul Terjemahan : Putri Kedua

Penulis : Chan Ho-Kei

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Penerjemah : Reita Ariyanti

Tahun Terbit : 2020

Jumlah : 632 halaman


"... . Kita selalu terlalu banyak bicara dan sedikit mendengarkan, itulah kenapa dunia ini begitu berisik. Baru setelah memahami ini kita akan melihat kemajuan di dunia. Saat itulah umat manusia akan siap menggunakan internet sebagai alat." — Second Sister (Chan Ho-Kei)


Drakor unfriend
ilustrasi : novel Second Sister di iPusnas


Sekilas Tentang Novel Second Sister

Second Sister merupakan salah satu novel terkenal hasil tangan penulis kelahiran Hongkong, Chan Ho-Kei. Novel bergenre thriller misteri ini telah diterjemahkan dalam banyak bahasa. Second Sister bahkan termasuk dalam kategori bestseller internasional di beberapa negara, terutama Asia.

Nah, kalau kamu merupakan penikmat novel thriller dan teka-teki dengan alur yang tidak mudah ditebak, seperti Sherlock Holmes, karya-karya Chan Ho-Kei sepertinya cocok untuk dimasukkan dalam reading list kamu. 

Secara garis besar, novel ini menghadirkan kisah pembalasan dendam, peretasan dunia maya (hacking), serta aksi dalam rangka menguak misteri kematian yang mencurigakan. Bukan bergenre action dengan tokoh-tokoh yang berlarian dan saling menembak di dunia nyata, Second Sister justru lebih banyak mengajak pembaca tenggelam dalam dunia internet, tempat dimana kejahatan cyber bullying rentan terjadi di era teknologi.

Salah satu poin menarik dalam novel ini, Chan Ho-Kei menyajikan banyak istilah dan detail menarik yang pasti menggugah pengetahuan pembaca mengenai bagaimana internet bekerja di belakang layar. Selintas, terdengar akan menjadi suatu novel panjang yang membosankan. Tapi harus diakui Chan Ho-Kei pandai dalam memilih gaya penulisan ringan dan alur cepat untuk novel ini, serta menyelipkan berbagai plot twist untuk menjaga rasa penasaran pembaca hingga akhir novel. 

Menyertai popularitasnya, kini Second Sister tengah diadaptasi menjadi drama Korea berjudul Unfriend. Dibintangi sejumlah aktor dan aktris populer Korea Selatan, seperti Park Gyu-Young dan Kim Seon-Ho, Unfriend sendiri diperkirakan akan tayang pada tahun 2025. 

Jika kamu ingin memahami cerita aslinya sebelum menonton dramanya, ulasan ini akan membantumu mengenal lebih dalam dunia yang diciptakan Chan Ho-Kei.


Sinopsis Novel Second Sister

Di Hong Kong, seorang gadis bernama Nga-Yee berduka atas kematian tragis adiknya, Siu-Man, yang diduga bunuh diri dengan melompat dari apartemen mereka. Namun, Nga-Yee merasa ada yang tidak beres. Saat menyelidiki kematian adiknya, ia menemukan bahwa Siu-Man menjadi korban cyberbullying yang kejam. Tidak terima dengan keadaan ini, Nga-Yee meminta bantuan seorang hacker eksentrik bernama N. Untuk mengungkap kebenaran, mereka berdua masuk ke dunia gelap internet, peretasan, dan rahasia yang lebih besar daripada yang mereka bayangkan.


Review : Kekuatan Novel Second Sister

1. Premis yang relevan dan menarik

Tema cyberbullying masih menjadi topik hangat dari awal maraknya kemunculan teknologi sosmed hingga saat ini. Novel ini dibuka dengan memperlihatkan dampak perundungan dunia maya secara langsung pada seorang gadis remaja bernama Siu-Man, yang ditemukan meninggal bunuh diri di apartemennya. 

Kakak perempuannya, Nga-Yee, merupakan seorang perempuan biasa yang tidak cukup akrab dengan teknologi, apalagi dengan sosial media. Nga-Yee melewati hari-hari yang sibuk di perpustakaan untuk mengumpulkan uang demi memperbaiki ekonomi keluarganya. Keluarga itu cukup malang, setelah ditinggal kedua orang tua, kini Nga-Yee harus kembali berduka atas kematian adik semata wayangnya.

2. Karakter yang kompleks dan relatable

Nga-Yee menjadi sosok kakak yang berjuang mencari keadilan untuk adiknya, meskipun harus menghadapi ketakutan dan keterbatasannya sendiri. Mengetahui ada kejanggalan dari kematian adiknya, Nga-Yee mencoba segala cara untuk mengungkap kebenaran. Dia menemui polisi, menyewa detektif swasta, hingga menemui hacker.

Adalah N, satu lagi tokoh pusat dalam Second Sister. Dipanggil hanya dengan satu karakter alfabet saja, N merupakan seorang hacker jenius yang dingin dan misterius. Karakter keren, ditambah gaya bicaranya yang frontal dan cenderung kasar, N sukses menjadi karakter yang menghidupkan suasana keseluruhan novel. Ada juga Siu-Man yang terus hadir dalam ingatan dan flashback sebagai pusat konflik yang menggerakkan cerita. Di sisi lain, kemunculan beberapa tokoh dari perusahaan teknologi yang membuat pembaca bertanya keterkaitannya dengan kasus membuat alur jadi makin seru.

3. Plot penuh misteri dan twist yang bikin bengong

Penyelidikan N dan Nga-Yee bergerak secara perlahan dan pasti. Pembaca diajak menelurusi serangkaian petunjuk yang didapat lewat keahlian N dalam melakukan hacking, memvalidasi setiap hal pada pertemuan-pertemuan dengan berbagai orang yang masuk daftar tersangka. Guru, teman sekolah, hingga tokoh-tokoh pendukung lain yang tidak terlalu menonjol rasanya memiliki potensi sebagai tersangka. Begitulah salah satu cara penulis menjaga keseruan cerita; pembaca tidak diberi ruang untuk mempercayai sepenuhnya tokoh-tokoh dalam cerita. 

Begitu perjalanan Nga-Yee dan N sampai pada pengungkapan rahasia besar, cerita rupanya tidak berakhir begitu saja. Penulis lagi-lagi mengungkap plot twist yang tidak disangka-sangka. Sebagian bisa ditebak dengam benar, tapi sebagian lagi tentu tidak terpikirkan oleh pembaca.

4. Banyak istilah teknologi yang dijelaskan secara detail

Sebagai seorang hacker jenius, N memiliki berbagai metode canggih dalam menjalankan penyelidikannya. Chan Ho-Kei menggambarkan dunia peretasan dan investigasi digital dengan detail, membuat pembaca seolah ikut menyusup ke dalam jaringan dan menelusuri jejak digital targetnya. Kadang, N menjelaskan tekniknya secara rinci, mulai dari cara sederhana seperti melacak alamat IP dari aktivitas login, mengidentifikasi jenis perangkat yang digunakan, hingga teknik peretasan tingkat lanjut seperti Man-in-the-Middle Attack (MITM). Namun, ada kalanya N tetap misterius, membiarkan pembaca dan Nga-Yee bertanya-tanya tentang cara kerjanya, menambah ketegangan dalam cerita. 


Adaptasi Drama Korea Unfriend: Apa yang Bisa Kita Harapkan?

Sebagai pembaca novel Second Sister, kabar adaptasi drama korea Unfriend membuat saya menantikan hal menarik berikut ini :

✅ Penyajian atmosfer Hong Kong yang diubah ke latar Korea

✅ Kemungkinan adanya perubahan karakter untuk menyesuaikan budaya Korea

✅ Bagaimana kru produksi akan menggambarkan sisi teknologi dan hacking secara visual

Yang paling utama, saya menantikan bagaimana tim produksi akan mengeksekusi plot twist dari novel yang membantu menjaga keseruan cerita. Sejujurnya, plot twist ini bekerja dengan baik karena cerita ditulis dalam bentuk kalimat, sehingga imajinasi pembaca bisa terjaga. Akan menjadi satu tantangan sulit ketika Second Sister diadaptasi menjadi suatu karya yang dinikmati secara visual. Jika Unfriend berhasil menampilkan ketegangan yang sama seperti novelnya (atau justru lebih baik), maka drama ini bisa menjadi salah satu thriller terbaik tahun ini. Apalagi, Unfriend menggandeng aktor kenamaan Korea, Kim Seon-Ho, yang dikenal dengan kemampuan akting memukau dalam drama Hometown Cha-Cha-Cha dan Start-Up, yang lebih dulu sukses besar.


FAQ Novel Second Sister

1. Apakah novel Second Sister sudah tersedia dalam bahasa Indonesia?

Yup, novel ini sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh PT Gramedia Pustaka Utama dengan judul Putri Kedua. Kamu juga bisa membaca versi gratis dan legal di aplikasi iPusnas.

2. Apakah Second Sister terhubung dengan novel lain Chan Ho-Kei?

Tidak secara langsung, tetapi Chan Ho-Kei dikenal dengan novel The Borrowed, yang juga bergenre thriller dan misteri.

3. Apakah Unfriend akan mengikuti cerita novel sepenuhnya?

Kemungkinan akan ada beberapa perubahan, terutama dalam latar dan karakter, tetapi semoga inti ceritanya tetap sama.

4. Siapa saja pemeran utama dalam drama Unfriend?

Sejauh ini saya belum menemukan daftar resmi para pemeran. Namun Park Gyu-Young dan Kim Seon-Ho adalah dua nama yang muncul dalam pencarian. Dikabarkan proses syuting juga telah selesai sejak 2023.

5. Apakah novel ini cocok untuk semua usia?

Karena mengangkat tema cyberbullying, peretasan, dan kriminalitas, novel ini lebih cocok untuk pembaca remaja hingga dewasa. Di iPusnas sendiri Second Sister dikategorikan sebagai fiksi remaja.


Kesimpulan: Wajib Dibaca bagi Pecinta Thriller!

Second Sister adalah novel thriller yang memadukan misteri, teknologi, dan emosi dengan sangat baik. Jika kamu menyukai kisah penuh intrik dan kejutan, novel ini adalah pilihan yang sempurna. Sebelum drama Unfriend tayang, pastikan kamu membaca Second Sister agar bisa menikmati setiap detail yang mungkin tidak muncul dalam adaptasi layar kaca!


🔥 Apakah kamu juga termasuk pembaca Second Sister yang menantikan release drakor Unfriend? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Posting Komentar

0 Komentar